メインコンテンツへスキップ

忙しい方のためのカメラ関連ニュース
海外のカメラ関連ニュースを翻訳してお届け


penulis menulis di Grammarly karena namanya digunakan tanpa izin

  • From 
    TechCrunch AI

Grammarly telah meluncurkan fitur baru yang kontroversial, “Expert Review”, yang mensimulasikan umpan balik editorial dari para ahli terkenal seperti Stephen King dan Carl Sagan. Namun, Grammarly tidak mendapatkan izin dari ratusan pakar yang namanya digunakan dalam fitur tersebut. Jurnalis Julia Angwin, salah satu penulis yang terkena dampak, telah mengajukan gugatan class action terhadap Superhuman, perusahaan induk Grammarly. Angwin berargumen bahwa perusahaan tersebut melanggar hak privasi dan publisitasnya serta penulis lainnya yang mereka tiru. Ia menyatakan kekecewaannya karena sebuah perusahaan teknologi menjual versi palsu dari keahlian yang telah ia kembangkan selama puluhan tahun.

Fitur “Expert Review”, yang hanya tersedia bagi pelanggan berbayar, dikritik karena memberikan umpan balik yang generik. Casey Newton, pendiri dan editor newsletter teknologi Platformer, menguji fitur tersebut dengan artikelnya dan menerima umpan balik dari tiruan Kara Swisher yang ia anggap tidak berbobot. Bahkan, Kara Swisher yang asli mengirim pesan kepada Newton dengan menyatakan kekesalannya.

Grammarly telah menonaktifkan fitur “expert review” dan CEO Superhuman, Shishir Mehrotra, telah meminta maaf. Meskipun demikian, ia tetap membela ide fitur tersebut sebagai cara untuk membangun ikatan yang lebih erat dengan pengguna.

Kasus ini menyoroti isu-isu penting terkait penggunaan identitas dan keahlian tanpa izin di era AI, serta dampaknya terhadap privasi dan hak publisitas individu.

[custom_js_sp]

AIによる翻訳/要約をしています。正確な情報はオリジナルサイトにてご確認ください。
当サイトの記事にはプロモーションが含まれる場合があります。

今週の人気ニュース

アップル関連のニュースはこちら